Menu Close

Tata Cara Tayamun Yang Benar

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa seorang muslim diperintahkan untuk bertayamum untuk bersuci jika tidak mendapati air untuk melaksanakan sholat. Lalu bagaimana tata cara tayamum yang benar? Untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Syarat – Syarat Tayamum

Adapun syarat-syarat tayamum adalah sebagai berikut :

  • Sulit Menemukan Air

Tayamum diperbolehkan apabila di sekitar anda tidak dapat ditemukan air.

  • Menggunakan Debu Yang Suci

Untuk melakukan tayamum, debu yang digunakan harus dalam keadaan suci, yakni debu yang tidak mengandung najis. Selain itu, debu yang sudah digunakan untuk tayamum (debu musta’mal) tidak boleh dipakai berulang kali. Debu yang digunakan juga harus terbebas dari campuran zat lain seperti kapur atau benda-benda lainnya.

  • Mengetahui Tata Cara Tayamum

Orang yang melakukan tayamum hendaklah mengerahui bagaimana tata cara tayamumyang benar menurut ajaran agama.

  • Tayamum Dilakukan Ketika Hendak Melaksanakan Sholat

Saat waktu sholat telah tiba dan anda tidak menemukan air, maka diperbolehkan untuk melakukan tayamum sebagai pengganti wudhu.

  • Mengetahui Arah Kiblat

Bagi anda yang sedang bepergian (safar) dan ingin bertayamum maka hendaklah mengetahui arah kiblat terlebih dahulu.

Tata Cara Tayamum

Tata Cara Tayamum Lengkap beserta Niat, Doa, Syarat, dan Hal-hal yang  Membatalkannya - Tribunnews.com Mobile
source gambar : tribunnews.com
  • Siapkan Debu Bersih

Untuk mendapatkan debu bersih saat bertayamum, anda bisa memakai debu yang berada di kaca, tembok, atau tempat lain yang dirasa bersih.

  • Menghadap Kiblat

Untuk bertayamum disunahkan menghadap kiblat, kemudian letakkan kedua telapak tangan pada debu, dengan posisi jari-jari kedua telapak tangan dirapatkan.

  • Membaca Niat

Dalam keadaan tangan masih diletakkan di debu, lalu ucapkan bismilah dan niat berikut :

Nawaytu tayammuma li istibaakhatu sholati lillahi ta’ala

Artinya : “Aku berniat tayamum agar diperbolehkan sholat karena Allah.”

  • Usapkan Kedua Telapak Tangan ke Seluruh Wajah

Dalam hal ini usapkanlah debu pada seluruh bagian wajah secara merata.

  • Telapak Tangan Menyentuh Debu

Setelah itu bagian tangan, letakkan kembali tangan pada debu dengan jari tangan direnggangkan, lalu tengadahkan kedua telapak tangan dengan posisi telapak tangan kanan di atas tangan kiri.

  • Telapak Tangan Menyentuh Lengan Hingga Siku

Lalu rapatkan jari-jari lengan, usahakan ujung jari kanan tidak keluar dari telunjuk jari kiri, atau sebaliknya. Kemduian telapak tangan kiri mengusap lengan kanan hingga ke siku. Tangan kanan diputar untuk diusapkan juga sisi lengan kanan yang lain.

Setelah itu, telapak tangan mengusap dari siku sampai dipertemukan kembali jempol kiri mengusap jempol kanan. Lalu lakukan langkah-langkah tersebut pada tangan kiri.

  • Mengusap Kedua Telapak Tangan

Langkah yang terakhir, pertemukan kedua telapak tangan dan usap-usapkanlah di antara jari-jarimu.

Doa Setelah Tayamum

Usai melaksanakan tayamum, disunnahkan untuk membaca doa. Berdoa ini sebaiknya dilakukan sambil menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan.

Adapun doa setelah tayamum adalah sebagai berikut :

“Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa Rasuuluhu. Allahummaj’alnii minat tawwabiina, waj’alnii minal mutathahiriina waj’alnii min ‘ibadikash shalihiina.”

Artinya : “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusan-Nya. Ya Allah! Jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *